WAJO,AmbarNews.id - Kecelakaan tunggal yang melibatkan seorang ibu bersama dua anaknya terjadi di Jalan Poros Cabbenge (Jl. Bosowa Utara Palaguna), tepat di depan Kampus Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Jumat (19/7/2025).

Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan yang rusak dan tidak rata akibat proyek perbaikan jalan yang belum rampung. Proyek penggalian yang telah dilakukan lebih dari sepekan lalu dibiarkan mangkrak, meninggalkan permukaan jalan yang bergelombang dan berbahaya bagi pengendara, khususnya roda dua.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kendaraan yang ditumpangi korban tiba-tiba oleng dan terjatuh saat melintasi bagian jalan yang tidak rata. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun ketiga korban mengalami luka ringan dan trauma.

Menyikapi kejadian tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Lamaddukelleng melayangkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Wajo dan Dinas PU Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini adalah bentuk kelalaian yang tidak dapat dibenarkan. Dinas PU Provinsi Sulsel dan Dinas PU Kabupaten Wajo harus bertanggung jawab atas lambannya penanganan proyek jalan ini. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak. Keselamatan masyarakat adalah prioritas yang tidak boleh dikompromikan,” tegas perwakilan BEM.

Lebih lanjut, BEM mendesak agar pemerintah daerah dan provinsi segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek jalan, serta memastikan setiap tahapan pengerjaan disertai sistem pengamanan sementara yang memadai demi mencegah kecelakaan serupa.

Kekecewaan juga disampaikan oleh warga sekitar. Mereka mengeluhkan lambannya penyelesaian proyek dan meminta agar pemerintah tidak mengabaikan akses vital yang menjadi jalur utama aktivitas warga.

“Ini bukan jalan di pelosok. Ini jalan utama. Tiap hari dipakai orang kuliah, sekolah, berdagang. Kalau dibiarkan, bisa jadi makan korban lagi,” ujar salah seorang warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas PU Kabupaten Wajo maupun Provinsi Sulawesi Selatan terkait kelanjutan proyek jalan tersebut.

Sementara itu, warga dan para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Poros Cabbenge, terutama pada malam hari dan saat hujan, guna menghindari risiko kecelakaan.

Hardiyan