LUWU,AmbarNews.id — Polres Luwu terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui edukasi pemanfaatan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab.


Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) yang digelar di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Luwu, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Kamis (20/8/2026).


Kegiatan dibuka oleh Kabag SDM Polres Luwu AKP Yosep Dendang. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan teknologi Artificial Intelligence sekaligus pentingnya menggunakan teknologi secara bijak di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.


Selain materi terkait AI, peserta juga diberikan edukasi mengenai kejahatan siber atau cyber crime yang disampaikan oleh Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H. Materi tersebut menjadi bagian penting untuk membekali para pelajar agar lebih waspada terhadap berbagai ancaman dan modus kejahatan di ruang digital.


Materi Paham AI kemudian disampaikan oleh Tim Trainer Paham AI Polres Luwu yang terdiri dari AKP Muhammad Ibnu Ronbani, S.Tr.K., S.I.K., IPTU Mochammad Ryan Kurniawan, S.Tr.K., Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H., Bripda Andi Afriza Dwi Alga, S.P., serta Bripda Muhammad Arham.


Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, para siswa juga mengikuti pretest dan post test guna mengukur pemahaman sebelum dan setelah menerima materi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi cerita interaktif yang memberikan ruang kepada peserta untuk berdiskusi dan menyampaikan pemahaman maupun pengalaman mereka dalam menggunakan teknologi digital.


Kabag SDM Polres Luwu AKP Yosep Dendang mengatakan, edukasi AI menjadi langkah penting untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kepada pelajar sekaligus membangun kesadaran agar teknologi digunakan untuk hal-hal yang positif dan produktif.


“Teknologi, termasuk Artificial Intelligence, harus dipahami dan dimanfaatkan secara bijak. Kami ingin para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai manfaat, risiko serta pentingnya keamanan dalam penggunaannya,” ujarnya.


Ia menambahkan, edukasi tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki kesadaran terhadap etika dan keamanan digital.


“Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi para siswa menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,” tambahnya.


Seluruh 53 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam Program Edukasi Paham Artificial Intelligence.


Melalui kegiatan ini, Polres Luwu menunjukkan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengambil peran dalam membangun generasi muda yang cakap, sadar dan bertanggung jawab dalam menghadapi era digital.